Wuew, maksudnya apa? Padahal Nabi sangat menganjurkan umatnya untuk bersedekah. Allah SWT aja dalam hadist qudsi mewahyukan kalo "Berinfaklah wahai anak Adam, niscaya Aku akan berinfaq padamu" dari HR Bukhori dan Muslim. Gak tanggung2 Allah bakal menggantikan harta yang kita sedekahkan 10 x lipat. :o
Tapi walau gitu Rasul juga gak membiarkan umatnya sembarangan bersedekah. Pernah ada seorang pengemis yang masih sehat dan kuat badannya datang meminta-minta. Oleh Rasulullah SAW ditanya apa yang masih dimiliki oleh pengemis itu. Pengemis menjawab kalo ia hanya punya sehelai kain usang. Lalu oleh Nabi SAW disuruh pulang untuk mengambil. Setelah pengemis itu pulang dan kembali lagi dengan membawa kain yang dimaksud. NAbi SAW melelang kain itu pada para sahabat yang sedang berkumpul disitu. Oleh salah seoranng sahabat kain itu dibeli dengan harga tinggi dengan maksu bersedekah. UAng hasil lelang itu oleh NAbi diserahkan pada si pengemis dan menyuruhnya untuk dibelikan kapak. NAbi SAW juga menyuruh si pengemis untuk berhenti mengemis dan menjadi tukang kayu dengan kapak itu.
Itulah Nabi agung kita, beliau memerintahkan bersedekah pada orang yang benar-benar tidak mampu saja. Beliau melihat kondisi fisik si pengemis yang masih kuat bekerja keras maka disuruhlah si pengemis untuk beralih profesi saja dengan memberi bekal untuk bekerja.
kalo istilah kita jangan memberi ikan berilah pancing.
Karena itulah aku paling males liat pasukan Jum'at. Itu lo orang-orang yang menggembel pas hari Jum'at. Memang biasanya mereka tetap mengemis pada hari-hari lain. TApi jumlahnya akan sangat membludak pada hari Jum'at saja. ih sebel.. :#
Bukannya jahat, tapi pintu rumah selalu kututup rapat pas hari Jum'at kadang sama jendelanya sekalian karena malesnya didatangi pasukan peminta-minta itu. Karena kadang mereka datang dalam jumlah banyak sekaligus kalo kita ngasihnya kurang mereka suka minta jatah lagi. Belum lagi mereka suka ngasih tau kelompok lain kalo kita orangnya dermawan gitu :@ Jadinya bisa terus-terusan didatangi deh.
Tapi bukannya aku pelit, aku tau kalo di desa pengemis2 itu rumahnya kadang malah lebih bagus dari rumah orang kota. Suamiku pernah pas berkunjung silaturahmi ke desa ketemu sama salah satu pengemis itu di rumahnya. Jadi aku ngerasa gak berdosa.
aku Justru suka kasihan sama simbah2 pemulung. Sama merekalah aku suka ngasih barang, enggak uang. Mereka itu kan orang2 susah yang masih mau berusaha dan enggak males. Enggak mau merendahkan diri mereka dengan minta-minta, jadi parasit bagi orang lain. Aku suka kumpulin kertas2, dus2, botol plastik bekas de el el buat dikasihkan mereka. Karena aku tau mereka akan dengan senang hati menerimanya. Sampah2 kering itu biasanya kan mereka jual ke pengepul. Senengnya dua kali lipat karena bisa menolong orang lain juga senang karena sampah kering itu masuk ke daur ulang. Aku pingin bisa selalu ngasih sesuatu kepada orang lain yang sedang dirundung kesulitan kalo bisa yang bagus dan benar-benar diperlukan oleh orang itu.
Seharusnya kita jangan cuma bersedekah dengan yang kayak gini. Kasih uang receh, kasih barang gak kepake. Bisa gak ya kita ngasih barang yang justru sangat kita sukai seperti sahabat Nabi Thalhah ra. Sahabat2 nabi selalu ngasih dengan harta yang bagi kita orang zaman sekarang gak masuk akal. Seperti Abu Bakar ra yang memberikan seluruh hartanya untuk disedekahkan. Ketika ditanya Nabi SAW apa yang ditinggalkan untuk keluarganya, Abu BAkar ra menjawab dengan tegas kalo keluarganya ditinggalinya Allah dan RasulNya. Subhanallah.
Sedekahlah! sedekahlah! maka engkau akan kaya. Tapi bersedekahlah pada orang-orang yang benar-benar membutuhkan. JAngan membiasakan malas pada orang yang gak mau berusaha selain usaha meinta-mintanya itu. Bersedekah pada orang yang malas sama saja kita membuat mereka main malas. Bukannya dapat pahala kita malah bisa dapat dosa lo... Bersedekah bisa dengan berbagai macam cara. Tingggal kemampuan kita seberapa. JAdi bersedekalah dengan apa yang kau bisa.
3.14.2009
3.13.2009
Mencoba Lagi Bikin Kompos dari Sampah Dapur
Aku pernah mencoba bikin kompos dari sampah dapur. Aku kepikiran kayak gitu karena ngerasa gak enak aja sama yang biasa angkutin sampah. Sampah dapur itu kan barang bau, kotor, belum lagi kalo udah membusuk huek ampyun dah jijay!
Setelah cari suplemen semangat dengan cari-cari resep panduan bikin kompos limbah dapur yang gampang di blognya Pak Sobirin di www.clearwaste.blogspot.com dan di www.myblog-christine-christine.blogspot.com (namanya kurang panjang mbak) :). Aku mulai lagi mengolah sampahku. Pertama-tama aku beli keranjang sampah plastik biasa. Aku isi tanah humus siap beli sampai setebal 5 cm. Lalu kumasukkan bahan bakal komposku yaitu potongan sayur bayam yang tidak kepake, kulit bawang merah dan putih n sayur n nasi sisa makan yang telah kucuci dari minyaknya. Sebelumnya batang bayam kupotong kecil-kecil (karena masih pemula jadi motongnya masih rajin ; ) sekitar 0,5 cm dengan harapan nantinya gampang terurai jadi kompos). Lalu kututup lagi dengan tanah humus siap beli tadi gak semuanya. Sisanya lagi mau buat nanam bayam di botol air mineral yang gede (gak mau nyebutin merk, ntar dikira promosi) ;).
Setelah ditutup tanah humus aku siram pake mol yang entah masih efektif apa enggak bakterinya. Aku udah minta pendapatnya sang Suhu Kompos Mr. Sobirin nu aya ti Bandung (salam pak :D). KAtanya dicobakan aja sambil bikin lagi. Ya udah aku terusin aja percobaanku. Keranjangku ku taruh di teras depan rumah.
TApi baru semalam tu keranjang komposku beraksi, paginya udah digerogoti tikus :c
Udah gitu didatangi semut lagi. Ugh :#
Daripada ganti keranjang yang pasti ngeluarin uang lagi, akhirnya lubangnya kututup pake dus makanan. Sambil tiap harinya rajin kuaduk-aduk sampe ke dasar. Untungnya yang punya rumah lagi pergi ke Jakarta jadi gak sungkan. :$ Aku kan ngontrak trus yang punya rumah itu rumahnya di sebelah teras rumah yang kukontrak, jadi menempel dalam letter L.
KAdang kalo pas ada semilir angin, bau dari keranjang komposku suka menguar menebarkan bau yang untungnya samar-samar. Dan sekarang keranjangnya sudah hampir penuh. Mungkin seminggu lagi baru penuh. Sesekali aku siram pake mol yang entah masih efektif apa gak itu. Tapi tadi sempat aku aku kasih lagi sama mol yang baru
Tikusnya kadang masih suka jail tapi gak apa-apa, peace man :)Jadi sampah yang kubuang tiap harinya berkurang banyak. Sampah plastik yang gak bisa kepake atau sudah sobek tok. Tas kresek, plastik bening yang masih bagus aku kasihkan ke tukang sayur, dus bekas kemasan atau dus makanan dari pengajian dan botol2 plastik aku kasihkan ke pemulung. Hitung-hitung sambil bersedekah.
Setelah cari suplemen semangat dengan cari-cari resep panduan bikin kompos limbah dapur yang gampang di blognya Pak Sobirin di www.clearwaste.blogspot.com dan di www.myblog-christine-christine.blogspot.com (namanya kurang panjang mbak) :). Aku mulai lagi mengolah sampahku. Pertama-tama aku beli keranjang sampah plastik biasa. Aku isi tanah humus siap beli sampai setebal 5 cm. Lalu kumasukkan bahan bakal komposku yaitu potongan sayur bayam yang tidak kepake, kulit bawang merah dan putih n sayur n nasi sisa makan yang telah kucuci dari minyaknya. Sebelumnya batang bayam kupotong kecil-kecil (karena masih pemula jadi motongnya masih rajin ; ) sekitar 0,5 cm dengan harapan nantinya gampang terurai jadi kompos). Lalu kututup lagi dengan tanah humus siap beli tadi gak semuanya. Sisanya lagi mau buat nanam bayam di botol air mineral yang gede (gak mau nyebutin merk, ntar dikira promosi) ;).
Setelah ditutup tanah humus aku siram pake mol yang entah masih efektif apa enggak bakterinya. Aku udah minta pendapatnya sang Suhu Kompos Mr. Sobirin nu aya ti Bandung (salam pak :D). KAtanya dicobakan aja sambil bikin lagi. Ya udah aku terusin aja percobaanku. Keranjangku ku taruh di teras depan rumah.
TApi baru semalam tu keranjang komposku beraksi, paginya udah digerogoti tikus :c
Udah gitu didatangi semut lagi. Ugh :#
Daripada ganti keranjang yang pasti ngeluarin uang lagi, akhirnya lubangnya kututup pake dus makanan. Sambil tiap harinya rajin kuaduk-aduk sampe ke dasar. Untungnya yang punya rumah lagi pergi ke Jakarta jadi gak sungkan. :$ Aku kan ngontrak trus yang punya rumah itu rumahnya di sebelah teras rumah yang kukontrak, jadi menempel dalam letter L.
KAdang kalo pas ada semilir angin, bau dari keranjang komposku suka menguar menebarkan bau yang untungnya samar-samar. Dan sekarang keranjangnya sudah hampir penuh. Mungkin seminggu lagi baru penuh. Sesekali aku siram pake mol yang entah masih efektif apa gak itu. Tapi tadi sempat aku aku kasih lagi sama mol yang baru
Tikusnya kadang masih suka jail tapi gak apa-apa, peace man :)Jadi sampah yang kubuang tiap harinya berkurang banyak. Sampah plastik yang gak bisa kepake atau sudah sobek tok. Tas kresek, plastik bening yang masih bagus aku kasihkan ke tukang sayur, dus bekas kemasan atau dus makanan dari pengajian dan botol2 plastik aku kasihkan ke pemulung. Hitung-hitung sambil bersedekah.
3.11.2009
abu thalhah ra dan kebunnya
Suatu siang seorang shahabat nabi sedang sholat, namanya Abu Thalhah ra. Saat itu kebetulan ia sedang berada di kebunnya yang luas lagi subur, dengan pepohonan yang rimbun daunnya suasananya sungguh sejuk. Selagi sholat tiba-tiba datanglah seekor burung dan hinggap di sebuah dahan pohon. Burung itu nampak riang karena dari mulutnya tak henti-hentinya bersiul-siul dengan merdunya. Perhatian Abu Thalhah jadi terpecah ia menikmati suara kicau burung itu dan mengagumi kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan burung dan memberinya suara yang sangat merdu. "masya Allah, sungguh merdu nyanyian burung itu, sungguh Engkau Maha Indah yang telah menciptakan burung dan memberinya suara yang merdu" dalam hati Abu Thalhah membatin. burung itu meloncat-loncat di dedahanan dan masuk ke dalam rimbunnya dedauanan pohon-pohon. Tiba-tiba burung itu berkicau ribut sekali. Suaranya berubah menjadi panik diiringi gemerisik daun-daun dan ranting-rantingnya. Abu Thalahah yang semula menikmati suara merdu itu menjadi bingung dan menjadi lupa pada jumlah rakaat sholatnya. Astaghfirullah, sudah sampe mana aku ini, kurang berapa raka'at lagi aku harus mengerjakan sholatku?" batin Abu Thalhah kaget dan merasa sangat menyesal. Namun ia tetap meneruskan sholatnya dan tak lupa sujud sahwi sebelum mengakhiri sholatnya.
Setelah sholat bergegas ia keluar dari kebunnya dan kembali ke perkampungan penduduk. ditujunya Rumah Rasulullah SAW yang terletak di samping Masjid. "Assalamualaikum ya Rasul Allah." Abu Thalhah memberi salam di depan rumah Rasulallah SAW. "Wa'alaikum salam, siapa?"
"Ana ya Rasulallah, Abu Thalhah." jawab Abu Thalhah dari luar.
" Masuklah!"
Rasulullah membuka pintu dan mempersilakan Abu Thalhah masuk, dijabatnya tangan Rasulullah erat.
"Ada apa gerangan? wajahmu begitu gelisah!" tanya Rasulullah SAW dengan penuh perhatian.
Lalu Abu Thalhah menceritakan kejadian di kebun tadi hingga ia menjadi lupa pada sholatnya. "Oleh karena itu ya rasulullah aku hendak mewakafkan kebunku itu untuk fi sabilillah, karena kebunku itu telah membuatku lalai dengan sholatku. Gunakanlah sekehendakmu!" kata Abu Thalhah mengakhiri ceritanya.
Rasulullah sangat gembira dengan sikap Abu Thalhah, dan mendoakan Abu Thalhah agar Allah menerima sedekah Abu Thalhah dan mengampuni kelalaian sholatnya tadi.
Akhirnya Abu Thalhah pulang ke rumahnya dengan hati lapang dan ringan karena terlepas dari perasaan berdosa akibat lalai saat sholat.
Begitulah seharusnya seorang yang beriman, harta dan kekayaan tidak boleh membuatnya lupa dan lalai dalam beribadah pada Tuhannya. Karena Allah adalah yang mencipatakan segala sesuatu di dunia tidak seharusnya kita lalai menyembahNya. Sebagai salah satu terima kasih kita pada Allah yang telah memberi kita kenikmatan yang tak terhitung jumlahnya.
Setelah sholat bergegas ia keluar dari kebunnya dan kembali ke perkampungan penduduk. ditujunya Rumah Rasulullah SAW yang terletak di samping Masjid. "Assalamualaikum ya Rasul Allah." Abu Thalhah memberi salam di depan rumah Rasulallah SAW. "Wa'alaikum salam, siapa?"
"Ana ya Rasulallah, Abu Thalhah." jawab Abu Thalhah dari luar.
" Masuklah!"
Rasulullah membuka pintu dan mempersilakan Abu Thalhah masuk, dijabatnya tangan Rasulullah erat.
"Ada apa gerangan? wajahmu begitu gelisah!" tanya Rasulullah SAW dengan penuh perhatian.
Lalu Abu Thalhah menceritakan kejadian di kebun tadi hingga ia menjadi lupa pada sholatnya. "Oleh karena itu ya rasulullah aku hendak mewakafkan kebunku itu untuk fi sabilillah, karena kebunku itu telah membuatku lalai dengan sholatku. Gunakanlah sekehendakmu!" kata Abu Thalhah mengakhiri ceritanya.
Rasulullah sangat gembira dengan sikap Abu Thalhah, dan mendoakan Abu Thalhah agar Allah menerima sedekah Abu Thalhah dan mengampuni kelalaian sholatnya tadi.
Akhirnya Abu Thalhah pulang ke rumahnya dengan hati lapang dan ringan karena terlepas dari perasaan berdosa akibat lalai saat sholat.
Begitulah seharusnya seorang yang beriman, harta dan kekayaan tidak boleh membuatnya lupa dan lalai dalam beribadah pada Tuhannya. Karena Allah adalah yang mencipatakan segala sesuatu di dunia tidak seharusnya kita lalai menyembahNya. Sebagai salah satu terima kasih kita pada Allah yang telah memberi kita kenikmatan yang tak terhitung jumlahnya.
3.07.2009
Ada yang Tahu Cabe Apa Ini?
Di rumah ibuku, aku menemukan pohon cabe ini ditanam di pot. Aku dan ibuk gak tau apakah cabe ini bisa dikonsumsi apa enggak? Soalnya warnanya ungu kehitaman getuu.
Ibuku menanamnya karna seneng aja, gak tau dari mana dapetnya. Nggak jelas apakah yang berwarna merah itu yang masih muda atau justru yang udah masak dan tua :t Tapi cabe ini bisa sekaligus sebagai tanaman hias kan? Kalo cabenya ternyata bisa buat nyambel, n berasa pedes gitu :D
Markisaku Mulai Berbuah
Suamiku menanam pohon markisa ini sekitar 3 tahun lalu mulai dari biji. Waktu itu ada tetangga yang ngasih markia mateng pohon 2 buah, sambil bilang bijinya ditanam aja. Aku inget aku lagi hamil trimester ke dua. :d
gak nyangka bakal tumbuh
Dan sekarang pohon markisa itu mulai mengeluarkan buahnya yang sudah lama kami rindukan. Sebenarnya sempat keluar bunga beberapa kali tapi selalu saja gugur sebelum jadi buah. Belum waktunya kali yaaa... :t dan sekarang buahnya yang menggoda dan menjanjikan rasa asam segar yang khas dan bervitamin itu mulai membesar. Sayang terpal dibawahnya menutupi pandangan, kalo2 ada buah yang bergelantungan diatasnya. :d
tinggal nunggu matengnya. mudah-mudahan gak keburu diambil orang.
Dan sekarang pohon markisa itu mulai mengeluarkan buahnya yang sudah lama kami rindukan. Sebenarnya sempat keluar bunga beberapa kali tapi selalu saja gugur sebelum jadi buah. Belum waktunya kali yaaa... :t dan sekarang buahnya yang menggoda dan menjanjikan rasa asam segar yang khas dan bervitamin itu mulai membesar. Sayang terpal dibawahnya menutupi pandangan, kalo2 ada buah yang bergelantungan diatasnya. :d
Setahuku vitamin yang ada di markisa itu vitamin C, coba deh nanti cari-cari info. Cara makannya yang aku tau juga cuma dibelah, diambil isinya, dikasih gula, tambah air, diublek di gelas, trus diminum deh. Enggak pake es, gak terlalu suka sih. paling pake air kendi biar seger. Ehmmmm
2.27.2009
Sekar VS Suri Cruise
Aku suka sekali sekali buka situs yang menampilkan Suri Cruise. Itu lo anaknya si Balakutak tua bangkaTom Cruise ama Katie Holmes. Ihh cantik banget tu anak. Suerr, aku suka gemes sendiri. Ngliatin dia membuat aku jadi suka berkhayal yang aneh-aneh, pingin nyulik dia! biar tak jadikan anak angkatku. Whoaaa.... :v
Bukannya nyombong tapi Sekar sudah bisa minta dianter pipis (dengan bahasa bayi tentu) sejak umur 1, 7 bulan. Sudah gak ngompol lagi saat tidur sejak umur 6 bulan. Alhamdulillah.
Dari saat pemberitaan pasangan Cruise-Holmes ini baru dapet orok (kasar banget) aku mulai merhatiin. Ternyata walau banyak gosip miring (yang bilang bukan anak biologis Tom Cruise-lah, yang anak alien-lah, anaknya Ron Hubbard (nabinya scientolog) lah orang amrik banyak yang gak suka dengan ajaran scientolog apalagi Tom cruise dianggap terlalu berlebihan dengan kepercayaan barunya itu), pokoknya serba lah. Tapi tu anak emang cantik banget!!!! Bukannya aku gak mensyukuri anakku sendiri (ntar deh aku ceritain gimana luarbiasanya Sekar). Tapi kalo liat Suri aku jadi pingin hamil lagi.... trus nanti aku mau ngliatin gambarnya Suri biar anakku nanti yang kedua bisa secantik Suri... :t
Cuma sayangnya (namun sayang, sayang sayang 1000 x sayang, dilagukan bacanya). Orang tuanya terutama ibunya terlalu sibuk berbelanja (biar anaknya dicap fashionable kalee..), sampe tu anak gak sempet diberi ASI tapi susu botol hiii. Kabarnya susunya itu ramuan a la scientolog isinya susu, jagung sama daun barley diblender. Dan yang lebih mengerikan lagi Suri Cruise yang cantik jelita ini, masih pake .....eng ing eng pampers. Bener! suer! Padahal tu anak jauh lebih tua dari anakku. Hampir 3 taun. Ooo my God! Sekar baru 2 thn 7 bulan. Tapi dari umur 1,5 tahun sudah gak dipakein pampers lagi. Malah sisa pampers yang aku beli aku kasihkan ke mbak iparku yang baru punya bayi.
Suri masih pake pampers? umurnya sekitar 2,5tahun saat itu.
Suri masih pake pampers? umurnya sekitar 2,5tahun saat itu.Bukannya nyombong tapi Sekar sudah bisa minta dianter pipis (dengan bahasa bayi tentu) sejak umur 1, 7 bulan. Sudah gak ngompol lagi saat tidur sejak umur 6 bulan. Alhamdulillah.
Kecuali kalo pas sakit dia suka ngompol. Tapi aku tidak lagi memasang perlak di tempat tidur sejak umurnya 1,5 tahun.
Aku mulai mendidiknya supaya tidak pipis celana sejak umurnya 6 bulan. Tepatnya saat aku dibuat basah kuyup terus-terusan tiap malam buta karena ompol bayiku. Lalu kuperhatikan waktu dan gelagatnya saat tidur. Sekitar jam dua malam, bayiku mulai gelisah. Segera saja kulepas celananya, kuangkat bayiku dengan posisi menghadap depan. Kuatur supaya si bayi pipis di ember, enggak dicebokin. :$ soalnya kalo mesti ke kamar mandi kejauhan. tempat tinggalku waktu itu memang kecil banget. Kamar dan dapur bisa dikatakan menyatu. Sementara kalo mau ke kamar mandi mesti keluar dulu. Pipis di jalan malah repot. :f
Jadilah tiap malam aku membawanya ke ember untuk pipis. Dan dia gak bangun cuma langsung minta disusuin sambil merem kayak gitu. LAma kelamaan dia gak pipis lagi tapi begitu bangun pas adzan subuh harus langsung di bawa ke kamar mandi. HIngga akhirnya dia bisa bilang sendiri kalo pingin pipis. Tapi bukan berarti keseharian dia gak ngompol. untuk yang satu ini aku melihat jadwal pipisnya yang berelang satu jam. JAdi setiap satu jam aku mengantarnya pipis. Begitulah, kadang aku kebocoran juga kalo pas minumnya lagi banyak. Tapi paling tidak aku tidak terlalu direpotkan dengan ompolnya. Jadi kiatnya cuma disiplin aja dari kita sebagai orang tuanya.
Ringkasnya:
1. Perhatikan gelagat anak saat tidur, jika tidurnya mulai gelisah. Bisa jadi dia pingin pipis.
2. Bagi yang menyusui bayi dengan ASI, memang lebih terkontrol karena jarang pipis. Biasanya sekitar satu jam. semakin bertambah besar anak semakin jauh jarak pingin pipisnya. jadi perhatikan berapa lama jedanya. Buat yang memberi anaknya susu kaleng. Biasanya tak lama setelah minum susu. Gak terlalu paham soalnya gak pernah ngasih susu formula.
3. Biasakan mengajak anak untuk buang air, setiap saat. Terutama saat anak banyak minum.
Dengan kebiasaan seperti itu Insya Allah anak tidak terbiasa pipis di celana. Bahkan ia mungkin merasa risih bila celananya basah, dan segera minta ganti.
YAh, gitu deh. Ada gosip-gosipnya sedikit.
foto-foto suri aku ambil dari www.justjared.buzznet.com dan www.suricruiseitalia.altervista.org
Dengan kebiasaan seperti itu Insya Allah anak tidak terbiasa pipis di celana. Bahkan ia mungkin merasa risih bila celananya basah, dan segera minta ganti.
YAh, gitu deh. Ada gosip-gosipnya sedikit.
foto-foto suri aku ambil dari www.justjared.buzznet.com dan www.suricruiseitalia.altervista.org
Saat Bidadariku Lahir
Mengenang saat pertama kali Sekar lahir ke dunia, rasanya benar-benar suatu mukjizat. Aku gak merasa pernah melakukan apapun sehingga ketika tau-tau ada seorang bayi merah hadir diantara aku dan suamiku. Keluar dari perutku diawali dengan sakit yang tiada tara. Gak tau mesti gimana dengan perut sebesar itu untuk menahan sakitnya. Alhamdulillah bidanku memang manusia kiriman Allah untukku. Beliau dengan bijaknya mempersilakan kalo aku mau jerit-jerit atau mau nangis kenceng buat menahan sakitnya. Padahal itu malem-malem. Kan ada tuh bidan yang malah dengan sangat tidak berperikemanusiaan malah ngomong " bikin diam-diam, mau ngelahirin ribut ngganggu orang lain" :@
walhasil aku semaleman jerit-jerit. Sebelumnya sama dokter kandungan aku diaba-abani untuk operasi caesar. Tapi aku gak mau, n berdoa percaya kalo Allah SWT mau mengabulkan doaku supaya gak operasi. Bayangkan 3 juta lebih buat ngeluarin orok doang. sempat mikir "Ya Allah, Kau sudah memasukkan dalam tubuhku seorang makhlukMu, tolonglah keluarkan ia dari rahimku sebagaimana takdirMu" :y
Alhadulillah, Allah sungguh Penyanyang dan tak pernah ingkar janji. Melalui seorang teman, Allah kabarkan ada seorang Bidan mbeling (kabarnya,bidan ini kurang disukai dokter kandungan,karena banyak pasien yang lari ke bidan ini bgt di suruh operasi) yang taat beribadah, kuat sholat malamnya, Bu Hj. Siti Chasanah.
Bu Siti ini dengan entengnya malah bilang, "pendarahan apa, tak jait sisan" setelah aku sukses melahirkan. Memang kadang-kadang dokter kandungan suka ada yang ambil jalan pintas, gak mau telaten nanganin kelahiran yang agak bermasalah. Jangan marah loh yang jadi dokter kandungan :)
walhasil aku semaleman jerit-jerit. Sebelumnya sama dokter kandungan aku diaba-abani untuk operasi caesar. Tapi aku gak mau, n berdoa percaya kalo Allah SWT mau mengabulkan doaku supaya gak operasi. Bayangkan 3 juta lebih buat ngeluarin orok doang. sempat mikir "Ya Allah, Kau sudah memasukkan dalam tubuhku seorang makhlukMu, tolonglah keluarkan ia dari rahimku sebagaimana takdirMu" :y
Alhadulillah, Allah sungguh Penyanyang dan tak pernah ingkar janji. Melalui seorang teman, Allah kabarkan ada seorang Bidan mbeling (kabarnya,bidan ini kurang disukai dokter kandungan,karena banyak pasien yang lari ke bidan ini bgt di suruh operasi) yang taat beribadah, kuat sholat malamnya, Bu Hj. Siti Chasanah.
Bu Siti ini dengan entengnya malah bilang, "pendarahan apa, tak jait sisan" setelah aku sukses melahirkan. Memang kadang-kadang dokter kandungan suka ada yang ambil jalan pintas, gak mau telaten nanganin kelahiran yang agak bermasalah. Jangan marah loh yang jadi dokter kandungan :)
2.26.2009
Pegagan yang berkhasiat Tapi tak Banyak dikenal
Pertama aku tau pegagan dari internet, banyak yang menggembar-gemborkan khasiat pegagan yang luar biasa. yang bisa dibuat jus, dibuat lalapan sama orang desa atau sejak zaman dahulu kala sudah di ketahui manfaatnya. Tapi lucunya, ibuku yang besar di desa mlusuk (maksudnya agak tertinggal gitchuu..) justru gak tau. bentuknya aja gak tau, mungkin tau wujud tapi gak tau namanya kalee yaa... waktu ku jelaskan nama-nama daerahnya yang ini itupun tetep gak ngeh. :f ya udah.
Setelah tau dan yakin sama wujud pegagan, aku mulai hunting ke lapangan, terutama ke taman kyai Langeng. Ternyata pegagan ini memang bisa tumbuh dimana-mana, bahkan yang di Kyai Langgeng daunnya bisa lebar-lebar banget. Enggak sampai selebar daun pisang siyy :D
cuma ukurannya memang tidak selebar yang ada di lapangan biasa ;)
pegagan diantara semak penghias tanah. subur banget kan?
Setelah tau dan yakin sama wujud pegagan, aku mulai hunting ke lapangan, terutama ke taman kyai Langeng. Ternyata pegagan ini memang bisa tumbuh dimana-mana, bahkan yang di Kyai Langgeng daunnya bisa lebar-lebar banget. Enggak sampai selebar daun pisang siyy :D
cuma ukurannya memang tidak selebar yang ada di lapangan biasa ;)
Aku sempat mengambil beberapa sulur (karena pegagan ini tumbuhnya merambat), dan menanamnya dipot. GAmpang kok! cuma berselang beberapa hari, tumbuh segar. Cuma sayang, karena tempatnya terbatas jadi hasilnya cuma sedikit, cuma segenggam. Aku gak berani memanennya habis kalo dipetik langsung gundul dong! :d

And...unfortunatelly... karena sering ditinggal sampe berhari-hari jadi gak keurus, gak ada yang nyiram siy... akhirnya kering deh... :(

Tapi sebenarnya apa aja sih manfaat atau khasiat dari pegagan ini. Yuk kita kulik bareng :)
Dari yang kubaca di www.iptek.net.id, pegagan bisa dijadikan untuk obat batuk, campak, wasir, cacingan, amandel, sakit tenggorokan, hepatitis, menambah nafsu makan, bisul, gigitan ular dll.
Untuk penyakit kulit bisa diambil daun segarnya, ditumbuk lalu diborehkan di bagian yang bermasalah.
Untuk penyakit lainnya, bisa dikonsumsi mentah sebagai lalapan, atau dijus, atau direbus dulu baru dimakan atau diambil airnya. Asal tidak berlebihan tentu masih aman dikonsumsi. Karena memang khasiatnya bagus bila dikonsumsi.
Kalo dibikin lalapan segar, bisa bikin badan kita seger, membersihkan darah, memperbaiki empedu yang otomatis membantu sistem pencernaan (Ciyye kayak yang ahlinya gitchu..., yah ini kan kata para ahli dan bukti dari warisan nenek moyang kita) ;)
Emang sih kalo kata dr. TAn Shot Yen yang biasa ada di rubrik konsultasinya Tabloid NYATA (gak lagi iklan loh) sebenarnya makanan yang baik kita makan adalah sayuran yang masih mentah dan segar, karena gizinya masih utuh dan lambat dicerna oleh tubuh kita sehingga memberikan efek kenyang dan bertenaga yang lebih lama. Gak percaya? liat tuh sapi, kambing, kuda dll mereka cuma makan rumput tapi apa pernah yang namanya masuk angin? :D
Eit..! kok jadi menyimpang dari topik pegagan kita yah? kalo misal dibikin teh bisa membantu mengeluarkan cacing dari tubuh kita, mimisan, menurunkan panas.
Rasanya juga gak jelek-jelak amat, khas sayur mentah gitu. pait-pait dikin tapi gak bikin mual kok. Yah seimbanglah dengan khasiatnya, malah tinggi khasiatnya daripada rasa gak enaknya. Suer!! aku pernah nyoba sekali langsung petik di taman, kucuci pake air minum yang kubawa, trus tak kunyah kayak kambing ngunyah rumput gitu. not delicious but fine.
Sebenarnya sudah saatnya bagi kita untuk kembali ke makanan asli kita sebagai makhluk hidup sebagaimana makhluk hidup lainnya. Harimau makan daging, kambing makan rumput segar, manusia sebagai pemakan segala mestinya bisa menyontoh dari makhluk hidup lainnya. Tentu kita yang diberi akal pikiran bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian yang ada di muka bumi ini. (Ye.. sok filsafat banget ya).
Semoga bisa diambil manfaatnya ya?
And...unfortunatelly... karena sering ditinggal sampe berhari-hari jadi gak keurus, gak ada yang nyiram siy... akhirnya kering deh... :(
Tapi sebenarnya apa aja sih manfaat atau khasiat dari pegagan ini. Yuk kita kulik bareng :)
Dari yang kubaca di www.iptek.net.id, pegagan bisa dijadikan untuk obat batuk, campak, wasir, cacingan, amandel, sakit tenggorokan, hepatitis, menambah nafsu makan, bisul, gigitan ular dll.
Untuk penyakit kulit bisa diambil daun segarnya, ditumbuk lalu diborehkan di bagian yang bermasalah.
Untuk penyakit lainnya, bisa dikonsumsi mentah sebagai lalapan, atau dijus, atau direbus dulu baru dimakan atau diambil airnya. Asal tidak berlebihan tentu masih aman dikonsumsi. Karena memang khasiatnya bagus bila dikonsumsi.
Kalo dibikin lalapan segar, bisa bikin badan kita seger, membersihkan darah, memperbaiki empedu yang otomatis membantu sistem pencernaan (Ciyye kayak yang ahlinya gitchu..., yah ini kan kata para ahli dan bukti dari warisan nenek moyang kita) ;)
Emang sih kalo kata dr. TAn Shot Yen yang biasa ada di rubrik konsultasinya Tabloid NYATA (gak lagi iklan loh) sebenarnya makanan yang baik kita makan adalah sayuran yang masih mentah dan segar, karena gizinya masih utuh dan lambat dicerna oleh tubuh kita sehingga memberikan efek kenyang dan bertenaga yang lebih lama. Gak percaya? liat tuh sapi, kambing, kuda dll mereka cuma makan rumput tapi apa pernah yang namanya masuk angin? :D
Eit..! kok jadi menyimpang dari topik pegagan kita yah? kalo misal dibikin teh bisa membantu mengeluarkan cacing dari tubuh kita, mimisan, menurunkan panas.
Rasanya juga gak jelek-jelak amat, khas sayur mentah gitu. pait-pait dikin tapi gak bikin mual kok. Yah seimbanglah dengan khasiatnya, malah tinggi khasiatnya daripada rasa gak enaknya. Suer!! aku pernah nyoba sekali langsung petik di taman, kucuci pake air minum yang kubawa, trus tak kunyah kayak kambing ngunyah rumput gitu. not delicious but fine.
Sebenarnya sudah saatnya bagi kita untuk kembali ke makanan asli kita sebagai makhluk hidup sebagaimana makhluk hidup lainnya. Harimau makan daging, kambing makan rumput segar, manusia sebagai pemakan segala mestinya bisa menyontoh dari makhluk hidup lainnya. Tentu kita yang diberi akal pikiran bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian yang ada di muka bumi ini. (Ye.. sok filsafat banget ya).
Semoga bisa diambil manfaatnya ya?
Jalan-jalan Pagi
Hari Jum'at beberapa minggu yang lalu (ketauan males posting niy...), aku, suamiku dan Sekar jalan-jalan ke taman Kyai langgeng. Pagi-pagi habis subuh gitu biar gak di kenai karcis, cuma bayar seikhlasnya saja. Setelah membeli gorengan untuk bekal di dalam nanti (niy mau jalan-jalan apa mau numpang ngemil ya?).
Jalan-jalan bareng keluarga tu ada senengnya, terutama kalo udah ada anak. Seneng banget liat anak gembira ria dan terheran-heran liat seisi taman plus penghuni-penghuninya.



Jalan-jalan bareng keluarga tu ada senengnya, terutama kalo udah ada anak. Seneng banget liat anak gembira ria dan terheran-heran liat seisi taman plus penghuni-penghuninya.
Saat-saat bidadariku masuk PG
Ada sensasi luar biasa yang tidak bisa kuungkap dengan kata-kata waktu Sekar, bidadari kecilku, masuk PG. Bukan PG kelas wah dengan kurikulum yang terdengar mahal, koq! PG-nya sekar ini malah gratis karena diperuntukkan buat masyarakat kelas penerima BLT gitu. Sorry! kalo ada yang tersinggung :D
Rasanya aneh, rasanya baru kemarin mbrojolin tu anak, dengan taruhan operasi lagi (Alhamdulillah, gak jadi) tau-tau udah masuk sekolah. Biarpun baru play group :$
waktu nungguin Sekar sekolah, pelajarannya cuma nyanyi melulu. Mau baris nyanyi, meluruskan barisan nyanyi, masuk kelas nyanyi, diabsen nyanyi, mau berdoa nyanyi dulu, pokoknya nyanyi - nyanyi dan nyanyi.
Tujuanku memasukkan dia bukan untuk gaya-gayaan. Aku memasukkan dia ke PG karena pertama, gratis gak pake bayar pendaftaran. asal mau masuk dan berangkat sekolah teratur ya dianggap udah jadi siswanya. Cuma bayar untuk seragam olah raganya doang. Seragam resminya aku jahit sendiri. Duh senengnya waktu liat Sekar pake seragam jahitanku sendiri :L
Kedua, supaya Sekar belajar berinteraksi dengan anak-anak diluar lingkungan rumahnya. ketiga, rasanya memang lebih gampang jika anak dibuat belajar mengenal segala sesuatu yang baru bareng teman-temannya.
Alhamdulillah, cuma perlu waktu sekitar sebulan baginya bisa bergabung dengan teman-temannya tanpa perlu ditemani ibunya. Sekar memang cenderung mandiri. Itu karena kulatih dia begitu semenjak dia masih bayi merah :d
Kapan-kapan kuceritakan perjuanganku membesarkan bidadariku.
Rasanya aneh, rasanya baru kemarin mbrojolin tu anak, dengan taruhan operasi lagi (Alhamdulillah, gak jadi) tau-tau udah masuk sekolah. Biarpun baru play group :$
waktu nungguin Sekar sekolah, pelajarannya cuma nyanyi melulu. Mau baris nyanyi, meluruskan barisan nyanyi, masuk kelas nyanyi, diabsen nyanyi, mau berdoa nyanyi dulu, pokoknya nyanyi - nyanyi dan nyanyi.
Tujuanku memasukkan dia bukan untuk gaya-gayaan. Aku memasukkan dia ke PG karena pertama, gratis gak pake bayar pendaftaran. asal mau masuk dan berangkat sekolah teratur ya dianggap udah jadi siswanya. Cuma bayar untuk seragam olah raganya doang. Seragam resminya aku jahit sendiri. Duh senengnya waktu liat Sekar pake seragam jahitanku sendiri :L
Kedua, supaya Sekar belajar berinteraksi dengan anak-anak diluar lingkungan rumahnya. ketiga, rasanya memang lebih gampang jika anak dibuat belajar mengenal segala sesuatu yang baru bareng teman-temannya.
Alhamdulillah, cuma perlu waktu sekitar sebulan baginya bisa bergabung dengan teman-temannya tanpa perlu ditemani ibunya. Sekar memang cenderung mandiri. Itu karena kulatih dia begitu semenjak dia masih bayi merah :d
Kapan-kapan kuceritakan perjuanganku membesarkan bidadariku.
Langganan:
Postingan (Atom)


